Minggu, 27 November 2011

Semoga Ini hanya mimpi buruk

Kala petang menjelang, aku masioh saja menatap hampa sungi di depanku. Kembali ku ingat kejadian kemarin siang. Saat aku sendirian di kantor osis, ku tengok kanan dan kiriku, tak kutemui seorangpun di sekitarku. Kulihat lagi layar komputer dan mulai memainkan game kesukaanku, ku dengar suara anak-anak sedang riuh di bawah sana, aku tak peduli dengan itu. Sampai saat tiba-tiba kudengar suara yang tak asing bagiku "Le,,,," suara yang serak dan sangat khas di telingaku. Ya, itu suara mbah. Kumantapka hati dengan sedikit gemetar ku tengok ke belakang, tak kutemui seorangpun disana. Samapi pada hari ini, aku terus memimpikannya. Mbah, ada apakah sebenarnya? hingga engkau menghampiri mimpi di malam lelapku.

Sampai hari ini, detik ini, aku belum menemukan jawaban atas pertanyaanku. Aku takut tentang cerita-cerita orang zaman dulu, yang mengatakan bahwa seseorang akan menghampiri orng yang dia cintai sebelum pergi ke alam baka. Ya Allah lindungilah hamba dari bisikan setan yang terkutuk itu. Takut, gelisah, aku tak menengerti ini. Aku terlalu pengecut untuk mencari tau apa penyebab dari semua ini. Astagfirullah, astagfirullah. Ampuni hamba ya Allah.Semoga ini bukan pertanda yang sering di ikrarakan oleh para pendahulu.-__-
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More